Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Move On Terbaik - Menurut Allah SWT (Pakar Cinta)

بسم الله الرحمن الرحيم

Berpikir indah tentang betapa menariknya pembahasan mengenai Move on ini, banyak yang berkaitan dengan hal ini, seperti halnya masalah percintaan, kekecewaan terhadap sahabat, atau mengenai kehidupan sehari hari yang selalu dibebani dengan masalahnya.

Baik kita mulai dengan, "Apa yang dimaksud dengan Move on" Move artinya pindah ditambah on pada bagian belakangnya, maka bisa diistilahkan dengan perpindahan dari suatu keinginan di dalam hati. Move on itu solusinya hanya Move up.

Cara Move On

Bicara tentang hati ini menarik, karena sebagian besar manusia selalu mengutamakan pikiran atas sadarnya, bukan pikiran bawah sadarnya, pikiran atas sadar adalah pikiran yang sering digunakan manusia untuk mengambil keputusan atau merancang segala upaya kegiatan pasti melalui pikiran bukan hati. Dalam risetnya menyatakan, 88% manusia menggunakan pikiran atas sadarnya dibanding bawah sadar (hati), jika kita menggunakan pikiran bawah sadar dalam setiap keputusan maupun aksi, 100% saya jamin akan merubah semua yang diharapkan terwujud, dengan proses yang akan terlihat perubahannya dari dirinya sendiri.

Bertindak menggunakan hati ini sekitar 12% saja yang menerapkannya, karena tidak banyak manusia sadar akan hal ini. Jika 88% menggunakan hati (pikiran bawah sadar) dan 12%nya menggunakan pikiran atas sadar yang lebih condong ke nafsu pada diri, maka perubahan yang signifikan akan terjadi yang mengandung banyak manfaat pada diri kita sendiri, melainkan dapat bermanfaat pula bagi yang dapat menerima apa yang kita hasilkan.

Okey, kita bahas tentang pembahasan move on terhadap percintaan jaman now, "kenapa seseorang membuka hatinya untuk berpacaran? Mereka yang selalu optimis dalam setiap perencanaannya akan kecewa di akhir jalannya jika tidak ada komitmen pada hubungannya. Kenapa? Karena pada dasarnya cinta dalam hubungan pacaran sebelum menikah itu dampaknya banyak bagi wanita maupun lelakinya, banyak ruginya lah kalo kita hitung dengan detail. Walaupun yang disebut dengan rugi ini dapat menimbulkan kesan pelit atau tidak ada pengorbanan.

Pengorbanan yang benar itu adalah saat pria dan wanita sudah memiliki hubungan yang sah dan dapat diperjuangkan dengan seksama, disitulah timbul rasa yang saling ingin berbagi kebersamaan dalam hal kebahagiaan maupun penitisan proses indah pada waktunya, karena roda selalu berputar dan tidak selamanya kebahagiaan itu ada pada rumah tangga kalian, yang terlihat harmonis pada mereka belum tentu harmonis pada yang menjalankan hubungan tersebut.

Bicara tentang pacaran ini sangatlah epic karena mereka para ABG (Anak Bau Gede) yang sepintas hanya tau tentang bagaimana caranya untuk mendapatkan kesenangan dalam dunianya. Mereka tidak mempertimbangkan baik buruknya untuk kedepannya, karena mereka masih dalam proses mencari jati diri. Mereka hanya ingin bermain dengan permainan yang dapat membuat dirinya menyesal dikemudian hari.

Para ABG ini hanya coba-coba dalam suatu hubungan, kalaupun kalian para wanita tau, betapa jahatnya lelaki saat sudah pacaran itu mereka punya tujuan yang jahat, bukan rencana yang baik pada dasarnya, ucapannya yang baik hanya untuk membuat hati wanita semakin luluh, semakin tidak ingin lepas dari hubungannya yang indah sesaat itu.

Segala cara akan dicoba oleh seorang lelaki untuk meluluhkan hati seorang wanita walaupun sudah berpacaran, Dan apa yang dimaksud dengan hal jahat yang akan dilakukan lelaki nantinya? Mereka akan membuat dirinya terpuaskan dengan nafsu yang sudah dipendam selama itu, selama ia mencoba untuk membuat wanitanya tidak bisa berkata "TIDAK", dan dengan mudahnya sang lelaki untuk meminta segala hal dari si wanita. Setelah itu, apakah hubungan kalian akan berlanjut? Apakah rencana yang kalian bicarakan itu akan terwujud nantinya?, Menurut saya pribadi, Nihil.

Tidak semua wanita memberikan hal yang paling istimewa pada dirinya kepada sang lelaki, saya paham itu. Apakah sang lelaki itu menyerah setelah mendapatkan kepuasan setengah dari hal yang dia pikir akan mendapatkan kesempurnaannya?, Jelas tidak. Karena lelaki punya beribu-ribu cara dalam menjalankan rencananya (hal jahatnya), pikiran menentukan nafsu, pikiran yang ia kelola dapat direncanakan dalam dirinya sendiri. Terwujud tidaknya sudah pasti pihak wanitalah yang dirugikan. Karena pada intinya pacaran menurut Islam itu kesenangan yang tidak berlangsung lama dan berujung pada perbuatan zina atau maksiat.


Pada intinya pacaran sebelum sah itu omong kosong cuy, pacarannya Islam itu ta'aruf dulu, yang disebut ta'aruf itu perkenalan antara dua keluarga, dan keputusan resmi disampaikan sendiri oleh wanitanya, tidak ada yang dirugikan disini. Jika si perempuan memakai cadar atau penutup auratnya, boleh dibuka hanya sekali untuk melihat bagaimana wajah aslinya untuk sang lelaki yang ingin berkenalan dengannya dengan persetujuan keluarga serta sang wanitanya.

Apakah sang wanita harus saat itu juga untuk memutuskan keputusannya?, Wanita pun dapat memberikan waktu untuk mempertimbangkan keinginannya dalam menjalin hubungan yang nantinya akan bertahan sampai akhir hayatnya.

Pertimbangannya : sudah pasti simple, apakah seorang lelaki tersebut dapat membawanya kedalam kebahagiaan yang Allah inginkan, ataukah kebahagiaan yang tidak diinginkan Allah suatu saat nanti, jika hati berkata tidak dan sang wanita meng-iyakan perkenalan berlanjut tersebut.
Mungkin akan memberikan dampak ambyar pada hubungannya. Lebih baik "Tidak", daripada kandas dalam hubungan yang tidak disenangi Allah. Dan Allah tidak melarangnya hanya tidak menyukainya.

Move ONnya orang yang pacaran itu hanya satu yaitu Move up. Move up itu berkeinginan untuk melupakannya dan kembali kepada Allah bukannya mencari cara bagaimana agar bisa melupakannya dengan menggunakan pikiran kembali, gunakanlah hati maka Allah akan menuntun kamu kejalan yang benar. Jangan remehkan keputusan hati yang kalian tahu bahwa dalam hati kalian itu ada Allah, seperti halnya tisu yang basah.

Pacaran itu banyak mudhorotnya cuy, sayapun pernah ngalamin karena saat masih labil yang tidak terkendali, penasaran yang berbuah kekecewaan pada akhirnya, bukan kecewa pada hubungan yang kandas, bukan pula pada sakit hati yang tak kunjung hilang, pacaran tidak pernah pakai hati saya, memang pada dasarnya yang dijalankan itu hanya nafsu sesaat. Nafsu yang dapat dikendalikan oleh pikiran, terbawa oleh pikiran diri dan terlena oleh kesenangan yang sesaat itu.

Alhamdulillah saat ini saya hanya terfokus pada yang serius saja soal hubungan yang berkelanjutan, sudah tidak lagi menyia-nyiakan waktu lagi, tidak membuat diri ini cinta terhadap sesuatu yang dibuat manusia ataupun Allah, hanya cinta kepada Allah inshaAllah selalu saya usahakan diri ini selalu belajar sepenuhnya mencintai Allah. Coba kalian lakukan satu Minggu segalanya karena Allah, murni karena Allah, Jauhi hal mudhorot dan ikhlaskan diri untuk mencari ridhoNya.

Perubahannya akan terasa jelas, terlihat tidaknya coba kalian rasakan sendiri. Jangan kalian pikir ketenangan itu bukan rejeki ya, itu paling nikmatnya rejeki yaitu ketenangan jiwa, ketenangan diri dalam bertindak, dalam memutuskan suatu keputusan, perkara dan berbagai macam hal pastinya.

Bicara soal kedekatan kalian dengan Allah, maka duniapun akan mendekat kepada kalian, tidak percaya? Dicoba saja, jika memang tidak terjadi apa-apa kepada kalian, coba kalian introspeksi diri kalian sendiri saja, saya hanya memberikan saran yang jitu, ingat ya kuncinya adalah "IKHLAS".

Berhubung kita sedang membicarakan tentang kecintaan kita kepada Allah, tidak lain dari masalah kepada sahabat sendiri ataupun diri yang tidak ada perubahan dalam keseharian sampai memakan waktu cukup lama, yang seharusnya sudah memulai usaha maupun sudah seharusnya memiliki rencana yang baik untuk mengembangkan usahanya maupun keterampilannya itu malah tidak melakukan apa-apa sama sekali. Jika didalam diri ini tidak ada Allah maka semuanya akan sia-sia, tidak akan bertahan lama, tidak akan membuahkan hasil yang berkah, pasti akan hilang suatu saat nanti. Bukan saya mengklaim tapi coba dilihat, hasil yang mereka upayakan sejak awal itu akan dikeluarkan pada hal-hal yang tidak bermanfaat pastinya, dan terkesan maksa ujung-ujungnya.

Sahabat ataupun teman yang ada di dunia ini hanya sementara, yang selamanya bersahabat pada manusia yang mencari ridho Allah, suatu saat nanti di akhirat mereka "PASTI" akan dipertemukan kembali. Dan salah satu dari mereka yang selama di dunia bersahabat karena ingin mendekatkan diri selalu dengan Allah dapat memberikan pertolongan dengan meminta kepada Allah agar diselamatkan temannya itu karena saat di dunia ia akan menceritakan kesehariannya yang selalu ingin mencari ridhoMu ya Rabb.

Bicara tentang kecewa itu luas cuy, kalian pikir kecewa pada diri tidak mengecewakanNya? Kalian pikir selama ini tidak meminta pertolongan kepada Allah, Allah tidak kecewa? Allah kecewa, hanya saja Allah Maha Pemaaf, Maha Penyayang, Maha segalanya.

Bahkan saat ada manusia yang berbuat kesalahan dan malaikat ingin mencatat kesalahannya saat di dunia Allah melerainya, Allah bilang "Jangan dulu dicatat, mungkin besok ia akan meminta maaf kepadaku", keesokan harinya ia melakukan kesalahan yang sama lagi apakah Allah akan melerai malaikatnya kembali? Jawabannya adalah "iya", Allah bilang "Jangan ditulis dulu, besok ia akan meminta maaf kepadaku", saat keesokan harinya ia meminta maaf, Allah akan mengumumkan kepada semua malaikat bahwa hambanya yang berbuat kesalahan tersebut meminta maaf kepadaNya, dan Allah sangat senang itu lalu memaafkan kesalahannya. Begitulah Allah, diluar batasan manusia bahkan manusia luar biasa seperti apapun tidak akan dapat memikirkan hal tersebut.

Saya sampaikan seperti ini agar diri saya pribadi dapat selalu mengingat tulisan yang saya buat ini, agar selalu sadar bahwa apa yang sudah saya tulis ini tidak hanya sekedar ucapan yang indah di mulut saja. Bergantunglah kalian pada Allah, Allah akan memberikan segalanya kepada kalian, percayalah itu ! .

Camkan, tidak usah lagi kalian gengsi terhadap omongan dari sahabat, kawan ataupun manusia yang terkesan ingin memberikan masukan yang baik menurut pikirannya, masukan baik itu tidak masalah namun kalian jangan lupa bahwa gagasan terbaik adalah milik Allah semata. Skenario Allah itu indah bila kita terima dengan lapang dada, ikhlas akan setiap cobaan yang Allah berikan sesuai dengan kemampuan diri kita. Jangan kalian pikir cobaan berat itu tidak sesuai dengan kemampuan kalian, Allah memberikan cobaan itu sudah tepat pada derajatnya, jangan pernah lupa kalau rencana Allah itu luar biasa indah untuk merubah diri kalian menjadi pribadi yang diinginkanmu dan Allah.

Post a Comment for "Cara Move On Terbaik - Menurut Allah SWT (Pakar Cinta)"